Perkiraan waktu membaca artikel ini: 5 minutes

TECHSTORY.IDFacebook adalah sebuah layanan jejaring sosial berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan Februari 2004. Facebook menjadi salah satu media sosial yang paling populer dan terbesar di dunia. Jumlah pengguna aktifnya pada kuartal I-2019 saja mencapai 2,38 Miliar pengguna, angka ini naik 8% dari perhitungan kuartal IV-2018, yang ada pada angka 2,32 Miliar pengguna.

Dan India menjadi pasar terbesar Facebook. Jumlah pengguna Facebook di negeri Bollywood ini mencapai 260 juta pengguna. Di Indonesia sendiri jumlah orang yang menggunakan Facebook mencapai 120 juta pengguna. Saat ini Facebook pun dianggap sebagai salah satu dari empat raja perusahaan teknologi selain Amazon, Apple dan Google.

Besarnya facebook saat ini, tentu tidak terjadi begitu saja, butuh waktu dan kerja keras yang total dari para pendirinya. Bicara soal sejarah, jauh sebelum smartphone Android dan iOS muncul ke pasaran, Facebook sudah lebih dulu hadir. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard, Eduardo SaverinAndrew McCollumDustin Moskovitz, dan Chris Hughes.

mark_zukerberg
Foto Mark Zukerberg

Sejarah Berdirinya Facebook tidak dapat dilepaskan dari masa kecil pendirinya yaitu Mark Zuckeberg yang telah menunjukkan bakat programming komputer sejak kecil. Ayahnya yang memahami pentingnya coding, telah mengajarkan Zuckerberg program dasar programmer komputer ATARI. Ketika usia 11 tahun orang tuanya menyewa pengembang software bernama David Newman untuk mengajarinya. Dalam beberapa tahun, ia dapat menciptakan program praktis bernama ZuckNet yang bekerja seperti pesan singkat internal.

Ketika sedang belajar di Phillips Exeter Academy ia menciptakan Synapse, bagian dari software yang mempelajari selera musik penggunanya melalui kecerdasan buatan dan kebiasaan mendengar musik sehingga membuat AOL dan Microsoft menawarinya posisi di perusahaan mereka. Tetapi Zuckerberg menolaknya dan memilih meneruskan sekolah di Harvard.

Awalnya Facebook merupakan media sosial yang dibangun Mark untuk menghubungkan para mahasiswa Harvard. Media sosial itu lantas berkembang pesat, karena dalam 24 jam pertama setelah diluncurkan 1.200-1.500 mahasiswa mendaftar untuk untuk memiliki akun Facebook.

Facebook pun kemudian menjelma menjadi salah satu perusahaan media sosial paling signifikan dalam sejarah. Sebelum membuat Facebook, Mark diketahui sempat membuat media sosial lain, yaitu situs FaceMash. Situs ini merupakan kontak jodoh yang ia ciptakan untuk teman-teman kampusnya, yang terisnpirasi dari situs Hot or Not.

facemash
Tampilan Facemash

Di dalam situs tersebut terdapat foto sepasang pria dan wanita, yang mana nantinya foto sepasang itu akan dipilih oleh pengguna akun situs dan dipilih, pasangan tersebut ‘hot’ atau tidak. Lalu, Mark pun berinisiatif mengumpulkan beberapa foto teman-temannya dengan cara berkeliling untuk meminta foto temannya satu persatu.

Karena hal itu dinilai kurang efektif, maka Mark pun nekat membobol akses jaringan komputer kampusnya, Harvard University. Saat itu ia masih tercatat sebagai mahasiswa semester 2. Dan ia pun berhasil membobol sistem komputerisasi kampusnya, yang akhirnya ia mendapatkan banyak foto-foto-foto mahasiswa di kampusnya. Karena ulahnya itu pulalah Mark dituntut para mahasiswa yang dan pihak kampus untuk segera memblokir situsnya yang masih bernama facemash.com itu. Mark pun diancam Drop Out jika tidak segera menghapus situs tersebut. Dan akhirnya situs ini pun ia tutup.

Dengan adanya insiden facemash.com pada tahun 2003, Mark pun tak lantas berhenti berkarya. Ia malah ingin mengembangkan inovasi tersebut dengan membuat jejaring sosial yang modelnya meniru dari Friendster.com. Hingga pada tanggal 11 Januari 2004, Mark berhasil mendaftarkan domain Facebook dengan nama awal thefacebook.com ini sebagai situs jejaring sosial.

Mark sendiri juga mengakui ingin menciptakan situ jejaring sosial yang mampu menghubungkan orang-orang di dalam Universitasnya. Bahkan ia dan teman-teman kampusnya mampu mengimplementasikan hal ini dalam waktu seminggu saja. Berbeda dengan pihak kampus Harvard sendiri yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengimplementasikannya.

tampilan_the_facebook_com
Tampilan The Facebook

Sehari setelah situs ini diterbitkan, TheFacebook.com mampu menarik 1200 mahasiswa Harvard untuk mendaftarkan diri mereka sebagai pengguna TheFacebook.com. Dan jumlah itu merupakan setengah dari jumlah seluruh mahasiswa tingkat akhir di Universitas Harvard. Sungguh angka yang fantastis. Mark mampu menggaet banyak mahasiswa dalam menggunakan situs ini sebagai penghubung orang-orang melalui internet.

Seminggu kemudian, Mark juga mengembangkan situs lain yaitu HarvardConnection.com untuk Cameron Winklevoss. Namun, Tyler Winkelvoss dan Divya Narendra kemudian menuntut Mark karena diduga telah mencuri ide mereka terkait adanya facebook.com. Dan pada akhirnya, Mark bersama teman-temannya yang juga ikut melahirkan facebook, telah menyelesaikan kasus tersebut hingga dengan solusi yang dirahasiakan oleh kedua pihak.

Tak lama dari peluncuran dan perkembangan facebook.com, ternyata Sean Parker yang merupakan co-founder dari Napster ini tertarik dengan ide Mark dan kawan-kawannya itu. Ia mengaku tertarik karena setelah melihat situs TheFacebook.com di komputer pacarnya. Dengan adanya itu, maka Sean memutuskan untuk meluncur ke New York untuk bertemu dengan Mark. Hingga pada akhirnya, Mark dan kawan-kawannya memutuskan untuk menjadikan Sean Parker sebagai penasihat TheFacebook.com, walaupun secara tidak resmi dan formal.

Peter Theil sebagai founder PayPal telah berinvestasi sebesar $ 500 ribu USD ke facebook.com di bulan Juni tahun 2004. Investasi itu merupakan investasi pertama yang diterima oleh facebook.com dan digunakan untuk pembelian 10% saham perusahaan oleh Peter. Di waktu yang sama, Sean Parker telah diangkat menjadi presiden dari perusahaan tersebut. Hingga TheFacebook.com berkembang hingga ke luar kampus pada tanggal 30 Desember 2004, hingga mampu menggaet 1 juta pengguna.

Lalu pada bulan Agustus 2005, TheFacebook.com mengeluarkan uang sebesar $ 200 ribu USD untuk mengganti nama domainnya menjadi facebook.com. Hal ini menarik perhatian Apple dan Microsoft, hingga mereka mau berinvestasi di perusahaan tersebut. Facebook.com telah menyebar ke seluruh Amerika, Kanada, Meksiko, Australia, New Zealand, dan Irlandia pada akhir tahun 2005.

Perkembangan Facebook semakin besar

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi yang semakin inovatif khususnya jejaring sosial, facebook mulai mengalami kemerosotan. Hingga akhirnya ia menjual beberapa sahamnya agar pendapatan tetap mengalir. Facebook kemudian mempekerjakan Sheryl Sandberg sebagai Chief Operating Officer pada Maret 2008. Sandberg dilaporkan telah mengadakan sejumlah sesi curah pendapat dengan karyawan Facebook tentang strategi monetisasi jangka panjang mereka, yang mengarah pada kesimpulan bahwa iklan akan menjadi sumber utama monetisasi. Di bawah kepemimpinan Sandberg, Facebook membuat sejumlah perubahan pada model iklannya dengan tujuan mencapai keuntungan. Pada September 2009, Facebook menyatakan bahwa arus kas positif telah berubah untuk pertama kalinya.

Pada Agustus 2009, Facebook mengakuisisi agregator berita real-time media sosial FriendFeed, startup yang dibuat oleh insinyur pertama Gmail Paul Buchheit.

Pada Februari 2010, Facebook mengakuisisi startup impor impor Malaysia, Octazen Solutions. Pada tanggal 2 April 2010, Facebook mengumumkan akuisisi layanan berbagi foto yang disebut Divvyshot untuk jumlah yang tidak diungkapkan. Pada Juni 2010, pasar online untuk perdagangan saham Facebook pribadi mencerminkan penilaian $ 11,5 miliar.

Pada awal tahun 2012, Facebook mengungkapkan bahwa keuntungannya telah melonjak 65% menjadi $ 1 miliar pada tahun sebelumnya ketika pendapatannya, yang sebagian besar dari iklan, telah melonjak hampir 90% menjadi $ 3,71 miliar. Facebook juga melaporkan bahwa 56% dari pendapatan iklannya berasal dari AS saja, dan 12% dari pendapatannya berasal dari Zynga, perusahaan pengembangan game jejaring sosial. Pembayaran dan biaya lainnya adalah $ 557 juta naik dari $ 106 juta pada tahun sebelumnya.

Facebook mengajukan penawaran umum perdana (IPO) pada 1 Februari 2012. Prospektus pendahuluan menyatakan bahwa perusahaan berusaha untuk mengumpulkan $ 5 miliar. Dokumen itu mengumumkan bahwa perusahaan itu memiliki 845 juta pengguna bulanan aktif dan situs webnya menampilkan 2,7 miliar suka dan komentar harian. Setelah IPO, Zuckerberg akan mempertahankan 22% kepemilikan saham di Facebook dan akan memiliki 57% saham voting.

Facebook mengakuisisi berbagai perusahaan

Pada 12 April 2012, Facebook mengakuisisi layanan berbagi foto Instagram untuk sekitar $ 1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.  Pada 8 Maret 2013, Facebook mengumumkan bahwa mereka memperoleh tim dari Storylane, tetapi bukan produk itu sendiri. Pada 13 Oktober 2013, Facebook mengakuisisi Onavo, sebuah perusahaan analisis Israel, dengan harga sekitar $ 120 juta. Pada 19 Februari 2014, Facebook mengumumkan akuisisi WhatsApp Inc., aplikasi pengiriman pesan instan ponsel pintar seharga $ 19 miliar dalam campuran saham dan uang tunai. Akuisisi ini adalah yang paling banyak dibayarkan untuk startup yang didukung modal ventura. Pada 25 Maret 2014, Facebook mengumumkan mereka telah mengakuisisi startup realitas virtual Oculus VR sebesar $ 2 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Hingga pada kuatal kedua tahun 2020, pengguna yang mengakses Facebook 2,7 miliar setiap bulannya, Facebook juga membukukan pendapatan sebeesar 18,69 miliar dollar AS atau sekitar 274 triliun rupiah.

 

*Diolah dari berbagai sumber

 

Bagikan artikel ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini