ARTIKUJT E FUNDIT

Snapdragon 888 Kurangi Delay dan Tingkatkan Kualitas Grafis untuk Gaming

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minuteTECHSTORY.ID – Qualcomm  kembali merilis prosesor terbarunya Snapdragoon 888, yang menghadirkan dua fitur baru yang akan mendukung kemampuan gaming di perangkat smartphone, yakni Game Quick Touch dan Variable Rate Shading.

Dengan hadirnya kedua fitur baru itu, pihak Qualcomm menyebut akan memanjakan pengguna sebagai pro-player gim mobile. Dimana fitur Game Quick Touch dapat mereduksi jeda atau delay sentuhan pada layar smartphone. Artinya, setiap aksi di dalam gim akan lebih responsif ketimbang prosesor lain, bahkan Snapdragon versi terdahulunya.

“Kecepatan respons menekan layar bisa menentukan kita menang atau enggak,” kata Senior Manager, Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto, dalam Innovation Talk: Qualcomm Snapdragon 888, Senin (8/3/2021).

Game Quick Touch akan mengurangi waktu respons di dalam gim dengan setelan Frame Per Second tinggi. Sebagai contoh, pada gim dengan setelan 120fps, Game Quick Touch mampu mereduksi delay hingga 10 persen.

“Apalagi yang di setelan 60 fps, bisa 20 persen lebih cepat,” ujar Dominikus.

Hasilnya, prosesor teranyar Qualcomm ini disebut cocok untuk pro-player gim mobile karena responnya yang mendekati instan.

Fitur Variable Rate Shading

Sementara untuk fitur Variable Rate Shading merupakan fitur yang berkenaan dengan aspek grafis. Selain aspek kelancaran permainan gim, ketajaman grafik juga jadi satu hal yang banyak diperhatikan. Dengan adanya Variable Rate Shading ini akan menentukan mana grafik yang perlu dipertajam dan mana yang tidak memerlukan terlalu banyak detail.

“Menampilkan misalnya langit, gak perlu terlalu detail. Sistem memilih nantinya mana yg perlu detail, mana yang tidak,” ujar Dominikus menuturkan.

Adanya fitur ini akan membuat penggunaan daya dalam menampilkan gambar akan lebih hemat sebab sistem akan menganalisis prioritas grafik yang perlu detail lebih banyak seperti karakter gim hingga kepada hitungan pikselnya.

Dominikus pun menantang pengembang gim mobile untuk mengahdirkan gim yang lebih maju lagi dengan adanya prosesor ini.

 

 

Dampak Bila Gojek dan Tokopedia Akhirnya Merger

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 5 minutesTECHSTORY.ID – Kabar terhangat di awal minggu ini yang sedang banyak dibicarakan semua orang adalah merger antara Gojek dan Tokopedia, dua startup teknologi Indonesia yang sedang berada di puncaknya.

Berdasarkan sumber Bloomberg yang mengetahui transaksi itu namun tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa  kedua entitas unikorn yang dirintis oleh William Tanuwijaya dan Nadiem Makarim itu telah menandatangani lembar persyaratan terperinci untuk melakukan uji tuntas bisnis masing-masing (due diligence). Bahkan diperkirakan rencana aksi ini dapat terwujud dalam beberapa bulan mendatang. Selanjutnya raksasa startup dari Indonesia hasil penggabungan ini akan melakukan pencatatan saham atau go public di pasar modal Amerika Serikat dan Indonesia.

Dalam valuasi sementara, perusahaan gabungan hasil merger akan bernilai sekitar US$18 miliar atau sekitar Rp252 triliun (dengan kurs Rp14.000).

Dengan bergabungnya Gojek dan Tokopedia akan mendominasi ekonomi Indonesia. Pasalnya kedua perusahaan raksasa teknologi ini telah membentangkan bisnisnya ke dalam berbagai lini kehidupan. Mereka juga aktif berinvestasi pada perusahaan rintisan yang mendukung konsep perluasan layanan.

Dalam situsnya saat ini, Gojek menjalankan bisnis berupa layanan transportasi yang terdiri dari Goride, Gocar, Go Bluebird, Go Send dan Go Box. Perusahaan juga menguasai bisnis paket antar makanan melalui Go Food dan mengembangkan startup kesehatan melalui Gomed. Lini bisnis Gojek lainnya yang sudah kokoh adalah dompet digital Gopay. Layananan ini bahkan sudah mapan dan disebut menjadi salah satu sumber pendapatan perusahaan. Lini ini juga mengakuisisi Bank Jago pada Desember 2020 lalu. Meski belum menjadi pemegang saham pengendali, akuisisi ini memudahkan perusahaan untuk melakukan ekspansi perbankan digital. Di sektor keuangan Gojek juga memiliki layanan Go Tagihan, Pay Later, hingga Go Investasi. Mereka juga mengembangkan bisnis asuransi di bawah naungan Gosure dan serta Social Crowdfunding dengan tajuk Gogive.

Besarnya pelanggan UMKM dalam ekosistem Gojek membuat perusahaan yang dimulai dari pengelolaan ojek pangkalan ini mengembangkan Gobiz. Ekosistem pengelola bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk semua kebutuhan usaha. Layanan ini memberi manfaat analisa laporan keuangan, pengelolaan pesanan dalam Gofood, dompet digital dan hingga pengelolaan belanja iklan dan promo.

Seluruh jasa ini menambah pendapatan Gojek, karena UMKM yang dikelola dapat menjadi nasabah sistem keuangan mereka dengan catatan keuangan yang rapi dan membutuhkan asuransi serta dukungan pinjaman modal.

Gojek juga baru saja memperbaharui ekosistem bisnis iklan luar ruang mereka melalui Goscreen pada akhir 2020. Dengan fitur lebih ramah UMKM, sehingga pemasang iklan dapat menyesuaikan dengan anggaran dan hanya untuk area tertentu. Dua lagi ekosistem Gojek yang sudah mapan dan mendatangkan uang masuk adalah Goplay dengan bisnis penyewaan film dan bisnis penjualan tiket, Gotik.

Maka tidak heran, penelitian Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LED FEB UI) mencatat tambahan sumbangan ekonomi Gojek dalam ekonomi Indonesia pada 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 mencapai Rp104,6 triliun.

Tambahan karena yang dihitung dalam penelitian ini adalah selisih sebelum bergabung dengan Gojek dibandingkan dengan setelahnya. Perinciannya dalam ekosistem Gofood meraup Rp34,1 triliun, GoCar sebesar Rp7,7 triliun, UMKM GoPay (Rp9,9 triliun), sosial seller dengan Gosend (Rp24,3 triliun), Go Ride (Rp11,1 triliun) serta UMKM di luar ekosistem Gojek Rp17,5 triliun.

Dalam penelitian yang terdiri dari Paksi Walandouw, Alfindra Primaldhi, I Dewa G. K. Wisana dan Aditya Harin Nugroho itu disebutkan bahwa ekosistem Gojek menggerak uang sebesar Rp152 triliun pada tahun lalu. Jumlah ini setara 1 persen PDB negeri ini.

Demikian juga dengan calon mitra merger Gojek, Tokopedia. Perusahaan rintisan ini memiliki ragam bisnis yang fokus pada ritel. Tokopedia juga menguasai lebih dari 1 persen PDB negeri ini.

Dengan 9,9 juta penjual yang tergabung dalam ekosistem, perusahaan telah berkembang menjadi penyedia layanan toko resmi, reksadana, emas, pinjaman online, pinjaman modal, kartu kredit hingga asuransi. Bisnis lain adalah menyediakan jasa layanan pembayaran untuk berbagai tagihan hingga dukungan layanan antar.

Perusahaan juga menjaring mitra untuk menjadi reseller melalui program Mitra Tokopedia. Para pelaku usaha baru itu dapat menerima pembayaran tagihan listrik, angsuran kredit, hingga tagihan air, BPJS, TV kabel dan Telkom. Mereka juga mengembangkan bisnis kurir sehingga mendorong para mitra menjalankan bisnis grosir tanpa melakukan penyetokan barang.

Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) memberikan perputaran ekonomi sebesar Rp170 triliun pada 2019 lalu.

Data ini mengacu jumlah penjual dalam ekosistem Tokopedia sebesar 6,4 juta pada saat survei dilakukan. Sementara itu dilihat pada Selasa (5/1/2021) jumlah penjual Tokopedia di tengah pandemi ini telah mencapai 9,9 juta.

Jika mengacu pada penelitian LPEM UI, para penjual itu tersebar di 96 persen kota/kabupaten di Indonesia dengan pemasaran lebih dari 200 juta jenis barang ke pelosok negeri. Riset ini merangkum total nilai penjualan (GMV) pada 2019 diperkirakan sebesar Rp222 triliun atau setara 1,5 persen PDB.

IPO (Initial Public Offering)

Jika kita mengacu pada transaksi 2019, maka ekosistem gabungan hasil merger mencapai hampir 3 persen ekonomi Indonesia atau setara Rp275 triliun sebelum pandemi. Tentunya jumlah ini akan mengalami peningkatan yang tajam seiring pertumbuhan mitra yang bergabung ke dalam ekosistem kedua perusahaan jika ekonomi Tanah Air pulih seperti ramalan pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengatakan bahwa perusahaan tidak bisa memberikan komentar atas rencana merger itu.

“Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar,” ungkapnya seperti dikutip dari Bisnis.com, Selasa (5/1/2021).

Adapun, pihak Tokopedia pun kompak untuk tidak mengkonfirmasi kabar yang tengah beredar.

“Untuk menjawab pertanyaan ini, kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar,” ujar perwakilan Tokopedia yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Menurut ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa rencana merger kedua unikorn tersebut disebabkan oleh tekanan masing-masing investor untuk membalikkan modal yang ditanam. Para investor melihat kedua perusahaan telah matang dan melewati masa promosi atau ‘bakar uang’ untuk tumbuh. Kedua perusahaan saat ini telah memasuki tahap lanjut untuk meraup keuntungan.

“Gojek sudah cukup dominan di sektor transportasi online dan pesan antar makanan, sementara Tokopedia masuk ke dalam big four perusahaan besar di dagang el, sehingga merger keduanya untuk menciptakan super ekosistem dalam satu grup konglomerasi digital,” kata Bhima kepada Bisnis.com.

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan dampak merger akan sangat menguntungkan bagi keduanya. Hal ini karena desakan kedua perusahaan untuk semakin pulih mencapai profit dalam mengantisipasi dampak pandemi Covid-19.

“Bila diibaratkan pernikahan, [Gojek dan Tokopedia] ini perkawinan yang sangat serasi, karena memperkuat ekosistem kedua perusahaan dan ujungnya makin mengukuhkan posisi keduanya dalam bisnis digital di Indonesia dimana Tokopedia akan menjadi next decacorn juga menyusul Gojek,” ujarnya.

IPO dua rakasa startup ini telah lama diharapkan oleh regulator dan investor. Gojek sendiri tercatat telah mencicil masuk pasar modal melalui anak usaha dengan mengakuisisi entitas yang sudah ada seperti Bank Jago (ARTO) hingga Bluebird (BIRD). Para bos perusahaan rintisan ini bahkan telah menyebutkan rencana dual listing namun masih belum terwujud.

Sedangkan pihak Tokopedia pada akhir 2020 lalu mengumumkan telah menunjuk dua penasehat keuangan yakni Morgan Stanley dan Citigroup untuk membantu perusahaan menjadi perusahaan publik.

“Kami tengah mempertimbangkan untuk mengakselerasi rencana kami untuk menjadi perusahaan publik, dan telah menunjuk Morgan Stanley dan Citi sebagai penasihat kami dalam hal ini. Saat ini, kami belum memutuskan pasar dan metode untuk ini,” ujar manajemen Tokopedia, Kamis (17/12/2020) sperti dikutip dari Bisnis.com

Akankah merger kedua raksasa ini mulus dan menjadi rekor IPO di Asia pada tahun ini?

Bila mengacu valuasi Bloomberg atas entitas gabungan sebesar Rp252 triliun, maka hanya dengan pelepasan saham 3 persen saham hasil merger Gojek – Tokopedia di Bursa Efek Indonesia akan setara Rp7,6 triliun. Ini sudah menjadi rekor IPO terbesar setidaknya dalam 5 tahun terakhir di Tanah Air. Rekor IPO sejauh ini masih dipegang oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dengan nilai emisi Rp5,16 triliun.

 

*Diolah dari sumber bisnis.com, dailysocial.com

Microprosesor dengan Superkonduktor 80 Kali Lebih Hemat Energi

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutesTECHSTORY.ID – Peneliti dari Yokohama National University (YNU) di Jepang telah mengembangkan prototipe mikroprosesor menggunakan superkonduktor. Protipe ini sekitar 80 kali lebih hemat energi daripada perangkat semikonduktor canggih yang ditemukan di mikroprosesor sistem komputasi berkinerja tinggi saat ini.

Selama ini, kebutuhan akan daya komputasi mengalami peningkatan dan ini berbanding lurus dengan penggunaan energinya.

“Infrastruktur komunikasi digital yang mendukung Era Informasi yang kita jalani saat ini menggunakan sekitar 10 persen dari listrik global,” ujar Christopher Ayala, seorang profesor di YNU dan penulis utama dari penelitian ini dikutip dari rilis pers via Eurekalert, Selasa (29/12/2020).

Menurut Christopher, jika tidak ada perubahan mendasar dalam teknologi yang mendasari infrastruktur komunikasi yang termasuk perangkat komputasi di pusat data besar, penggunaan listrik mungkin meningkat hingga lebih dari 50 persen dari listrik global pada tahun 2030 nanti. Berdasarkan hasil penelitian yang terbit di IEEE Journal of Solid-State Circuits itu, Christopher dan tim berupaya mengembangkan arsitektur mikroprosesor yang lebih hemat energi dengan menggunakan superkonduktor. Tentu, ia punya efisiensi tinggi, tetapi memang memerlukan kondisi lingkungan tertentu untuk dapat beroperasi.

Ekplorasi Struktur Adiabatic Quantum-Flux-Parametron

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim kemudian mengeksplorasi penggunaan struktur elektronik digital superkonduktor yang sangat hemat energi yang disebut adiabatic quantum-flux-parametron (AQFP). Ia dapat berperan sebagai sebagai blok bangunan untuk mikroprosesor berdaya sangat rendah dan berkinerja tinggi dan perangkat keras komputasi lainnya untuk pusat data dan jaringan komunikasi generasi berikutnya.

“Kami ingin membuktikan bahwa AQFP mampu melakukan komputasi berkecepatan tinggi dan hemat energi,” kata Christopher, yang berhasil mendemonstrasikan prototipe mikroprosesor AQFP 4-bit bersama dengan timnya,

Demonstrasi itu, menurut Christopher, berarti bahwa AQFP mampu melakukan semua aspek komputasi, yaitu: pemrosesan data dan penyimpanan data.

Clock Speed Mencapai 2,5 GHz

Pada bagian pemrosesan data dari mikroprosesor dapat beroperasi pada clock speed hingga 2,5 GHz dan itu membuatnya setara dengan teknologi komputasi saat ini. Para peneliti berharap kemampuan ini akan meningkat menjadi 5-10 GHz karena mereka melakukan perbaikan dalam metodologi desain dan pengaturan eksperimentalnya.

“AQFP adalah perangkat elektronik superkonduktor, yang berarti bahwa kami membutuhkan daya tambahan untuk mendinginkan chip kami dari suhu ruangan hingga 4,2 Kelvin untuk memungkinkan AQFP masuk ke status superkonduktor. Namun, bahkan saat memperhitungkan overhead pendinginan ini, AQFP masih sekitar 80 kali lebih hemat energi jika dibandingkan dengan perangkat elektronik semikonduktor canggih yang ditemukan dalam chip komputer berkinerja tinggi yang tersedia saat ini,” tutur Christopher.

Teknik Mammogram Baru dengan AI untuk Cek Resiko Kanker Payudara

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutesTECHSTORY.ID – Peneliti dari University of Melbourne tengah mengembangkan teknok mammogram baru untuk memprediksi resiko kanker payudara. Dalam penelitian yang telah terbit di International Journal of Cancer, para peneliti menemukan dua ukuran risiko berbasis mammogram baru. Ketika keduanya digabungkan, mereka lebih efektif dalam membuat stratifikasi wanita dalam kaitannya dengan risiko kanker payudara daripada kepadatan payudara dan semua faktor risiko genetik yang diketahui.

Para peneliti mengatakan, jika teknik ini berhasil diadopsi, ia secara substansial dapat meningkatkan skrining, membuatnya menjadi lebih efektif dalam mengurangi kematian, dan mengurangi stres bagi wanita.

Semenjak akhir 1970-an, para ilmuwan telah mengetahui bahwa wanita dengan payudara lebih padat, yang pada mammogram terlihat memiliki lebih banyak area putih atau cerah, lebih mungkin untuk didiagnosis kanker payudara dan melewatkannya saat pemeriksaan. Bekerja sama dengan Cancer Council Victoria dan BreastScreen Victoria, para peneliti di University of Melbourne menjadi pihak pertama yang mempelajari cara lain untuk menyelidiki risiko kanker payudara menggunakan mammogram.

Para peneliti menemukan dua ukuran baru untuk mengekstraksi informasi risiko dengan menganalisis gambar mammogram dari sejumlah besar wanita dengan dan tanpa kanker payudara pada program komputer: Cirrocumulus yang didasarkan pada area paling terang dan Cirrus yang merujuk pada tekstur.

Memanfaatkan AI (Kecerdasan Buatan) 

Para peneliti menggunakan metode komputer semiotomatis untuk mengukur kepadatan payudara secara umum dan tingkat kecerahan lebih tinggi berturut-turut untuk membuat Cirrocumulus. Mereka kemudian menggunakan kecerdasan buatan dan komputasi berkecepatan tinggi untuk mempelajari aspek tekstur mammogram yang memprediksi risiko kanker payudara dan menciptakan Cirrus.

Menggabungkan pengukuran Cirrocumulus dan Cirrus akan secara substansial meningkatkan prediksi risiko di luar semua faktor risiko lainnya yang telah diketahui.

Hasil Signifikan

Peneliti utama dan profesor di University of Melbourne, John Hopper, menyatakan bahwa penelitian mereka bisa menjadi yang paling signifikan sejak gen kanker payudara BRCA1 dan BRCA2 ditemukan 25 tahun lalu.

“Tindakan ini dapat merevolusi pemeriksaan mamografi dengan sedikit biaya tambahan, karena mereka hanya menggunakan program komputer,” kata Hopper dikutip dari rilis pers via Eurekalert, Rabu (29/12/2020).

Langkah-langkah baru ini, ujar Hopper, juga dapat digabungkan dengan beberapa faktor risiko lain yang dikumpulkan saat skrining.

“Misalnya, riwayat keluarga dan faktor gaya hidup, untuk memberikan gambaran yang lebih kuat dan holistik tentang risiko wanita,” tutur Hopper.

Data yang Dikumpukan Facebook dari Pengguna

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutesTECHSTORY.ID – Facebook sebagai salah satu sosial media dengan pengguna terbesar di dunia, bukan rahasia lagi jika mereka mengumpulkan berbagai data pribadi dan data pengguna. Namun, masih banyak para pengguna tak sepenuhnya menyadari seberapa banyak informasi dari mereka yang dikumpulkan oleh pihak Facebook.

Kini pengguna bisa mengetahui data pribadi apa saja yang dikumpulkan oleh Facebook. Hal ini bisa diketahui seiring dengan Apple yang telah memperkenalkan persyaratan baru mengenai transparansi informasi bagi aplikasi-aplikasi yang ada di App Store, termasuk Facebook.

Singkatnya, aplikasi-aplikasi yang dipasarkan di App Store harus mencantumkan izin dan data pribadi apa saja yang dikumpulkan si pengembang dari penggunanya, begitu juga dengan aplikasi Facebook.

Informasi ini pertama dicuitkan oleh Pengembang iOS Noah Evans. Melalui tweet-nya di akun @ThisIsNoahEvans, ia membagikan sebuah video hasil tangkapan layar (screen record) yang menunjukkan seberapa banyak informasi data pengguna dan izin yang diminta aplikasi Facebook di perangkat iOS milik penggunanya.

Facebook Mengakses Berbagai Data Pengguna

Berdasarkan hasil pantauan di App Store Apple, pengembang membuat rincian privasi aplikasi apa saja yang diakses Facebook.

Rincian berdasarkan tujuan, antara lain adalah:

1. Data yang digunakan untuk melacak pengguna:
Adalah data yang dipakai untuk melacak pengguna. Misalnya informasi kontak seperti nama, alamat, email, nomor telepon, ID pengguna, dan ID perangkat.

2. Data yang ditautkan ke pengguna, yakni data yang mungkin dikumpulkan dan ditautkan ke identitas pengguna.

Data ini bisa dipakai untuk tujuan seperti: iklan pihak ketiga, antara lain data riwayat pembelian, informasi keuangan, lokasi tepat dan perkiraan, informasi kontak, kontak, konten pengguna baik foto atau video dan lainnya, riwayat pencarian, riwayat penelusuran, ID pengguna dan perangkat, interaksi produk hingga data iklan, data performa dan kerusakan, serta jenis data lainnya.

3. Iklan atau pemasaran pengembang.

Meliputi data riwayat pembelian, informasi keuangan, informasi kontak, kontak, konten pengguna, riwayat pencarian dan penelusuran, ID pengguna dan perangkat, interaksi produk dan iklan, diagnostik performa dan kerusakan, dan jenis data lainnya.

4. Analitik Data

Data yang diakses meliputi data kesehatan dan kebugaran, riwayat pembelian, informasi keuangan, lokasi, informasi kontak, kontak, konten pengguna, riwayat pencarian dan penelusuran, ID pengguna dan perangkat, interaksi produk dan iklan, informasi sensitif, diagnostik kerusakan dan performa, dan jenis data lainnya.

5. Personalisasi Produk

Data yang diakses, meliputi data riwayat pembelian, informasi keuangan, lokasi, kontak, konten pengguna, riwayat pencarian dan penelusuran, data iklan, informasi sensitif, diagnostik, hingga jenis data lainnya.

6. Fungsi app

Jenis data yang dikumpulkan meliputi data kesehatan dan kebugaran, pembelian, informasi keuangan, lokasi, informasi kontak, kontak, konten pengguna (email, pesan teks, foto, video, audio, gameplay, dukungan pelanggan, konten lainnya), riwayat pencarian dan penelusuran, ID perangkat dan pengguna, data produk dan iklan, informasi sensitif, diagnostik kerusakan dan performa, serta jenis data lainnya.

 7. Tujuan lainnya

Meliputi data pembelian, informasi keuangan, lokasi, informasi kontak, konten pengguna, pencarian dan penelusuran, pengenal, data produk dan iklan, diagnostik, dan jenis data lainnya.

Secara keseluruhan Facebook bisa dibilang mengakses informasi kontak, pengenal, dan data pengguna lainnya. Facebook juga bisa mengumpulkan data kesehatan dan kebugaran, pembelian, informasi keuangan, lokasi, kontak, konten pengguna, riwayat pencarian dan penelusuran, pengenal, data penggunaan, informasi sensitif, diagnostik, dan data lainnya.

Begitu banyaknya data yang diakses Facebook, kini semuanya diserahkan ke pengguna. Apakah masih mau memakai Facebook dengan konsekuensi data-data diatas diakses dan dikumpulkan oleh Facebook atau kalau tidak mau, pengguna bisa dengan bebas menghapus aplikasi Facebook.

Zoom Dapat Digunakan Tanpa Batas Waktu

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minuteTECHSTORY.ID – Zoom salah satu penyedia layanan video conference, memberikan akses tanpa batas (unlimited) bagi pengguna gratisan pada momen Natal dan Tahun Baru. Batasan waktu video call yang selama ini dipatok 40 menit bagi pelanggan gratisan, akan dicabut dan menjadi tak terbatas pada tanggal-tanggal tertentu. Kebijakan ini berlaku untuk semua pengguna secara global, termasuk Indonesia. “Kami menghapus batasan 40 menit pada akun Zoom gratis untuk semua meeting secara global, di sejumlah kesempatan,” tulis Zoom di blog resminya. Pada kesempatan kali ini, pengguna bisa bebas tanpa batas menggunakan layanan Zoom mulai 23 Desember hingga Sabtu, 26 Desember 2020 pukul 18.00 WIB. Jadwal bebas tanpa batas selanjutnya adalah Rabu, 30 Desember pukul 22.00 WIB – Sabtu, 2 Januari 2021 pukul 18.00 WIB.

Kredit gambar Zoom.

Pihak Zoom mengatakan, dengan dihapusnya batasan tersebut, penggunanya bisa merayakan berbagai hari raya, seperti Natal, atau Tahun Baru bersama teman dan keluarga. Pengguna tidak perlu melakukan apapun pada tanggal-tanggal tersebut, cukup membuka akses Zoom di tanggal dan waktu yang telah ditentukan. Namun, pengguna disarankan melakukan update Zoom client miliknya, baik itu di ponsel maupun di PC (laptop/desktop), agar bisa mendapat semua produk dan keamanan terbaru.

Zoom sendiri telah menyertakan fitur enkripsi end-to-end (E2EE) atau ujung ke ujung, untuk melengkapi keamanan layanannya, di akun pengguna gratis. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia bagi pengguna premium (berbayar). Enkripsi end-to-end ini telah hadir bagi semua pengguna Zoom di platform PC, Mac, iOS, Android, maupun Zoom Rooms.

Instagram Rilis Fitur Chatting yang Terhubung dengan WhatsApp

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minuteTECHSTORY.IDInstagram kembali merilir sebuah fitur baru yang akan memudahkan proses berbelanja online di Instagram Shop. Dengan hadirnya fitur ini, pengguna Instagram bisnis dapat menautkan nomor WhatsAppnya langsung di dalam di dalam profil Instagram.

Hadirnya fitur tersebut akan membuat calon pembeli di Instagram dapat langsung menghubungi penjual melalui WhatsApp melalui tombol khusus tanpa perlu menyimpan nomor. Nantinya, pengguna akan mendapati sebuah tombol baru yang tertera di halaman profil akun Instagram penjual. Ketika tombol tersebut diklik, pengguna akan secara otomatis dialihkan ke aplikasi WhatsApp. Di sana, pengguna dapat langsung memulai percakapan dengan para penjual.

Sebelum hadirnya fitur tombol WhatsApp ini, pemilik akun Instagram bisnis hanya bisa mencantumkan nomor telepon dan e-mail di halaman profil Instagram mereka. Awalnya, pembeli yang ingin menghubungi penjual hanya bisa mengirimkan pesan melalui Direct Message di Instagram atau melalui panggilan telepon dan e-mail. Instagram mengatakan bahwa fitur ini sudah tersedia dan bisa langsung dicicipi oleh pengguna di Indonesia. Indonesia menjadi negara pertama di wilayah Asia Pasific yang mendapatkan fitur ini.

Untuk dapat menggunakan fitur ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh para pemilik akun bisnis Instagram. Mereka harus terlebih dahulu menambahkan tombol Whatsapp di profil Instagram bisnis mereka. Pertama-tama, pemilik akun bisnis dapat mengunjungi halaman akun bisnis Instagram dan pilih opsi Edit Profil. Berikutnya, pilih opsi Kontak lalu tambahkan nomor WhatsApp yang diinginkan.

Kemudian pihak Instagram akan mengirimkan kode autentikasi. Masukkan kode tersebut agar akun Instagram bisnis dapat terhubung secara otomatis dengan akun WhatsApp Anda. Pemilik akun bisnis Instagram juga dapat membatalkan tautan akun Instagram dengan WhatsApp. Caranya pun cukup mudah. Di aplikasi WhatsApp, buka Fitur Bisnis dan pergi ke menu Pengaturan. Pilih opsi Akun Tertaut kemudian pilih Instagram. Pilih opsi Batalkan Tautan untuk mengahpus tautan antara akun Instagram dengan akun WhatsApp Anda.

Malware Adrozek Mampu Sisipkan Link Jebakan pada Hasil Pencarian

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minuteTECHSTORY.ID – Sebuah malware (malicius sofware) bernama Adrozek baru-baru ini telah berhasil diidentifikasi oleh Microsoft. Malware yang mengincar browser yang berjalan pada perangkat Windows seperti Chrome, Edge, dan Firefox untuk mengasilkan uang.

Malware Adrozek akan menyisipkan tautan-tautan jebakan di hasil pencarian mesin pencari (search engine) melalui browser. Bila pengguna mengklik link palsu buatan Malware tersebut, maka akan diarahkan ke situs-situs berisi iklan. Malware ini memodifikasi Dynamic Link Library atau file DLL untuk mengubah setting pada browse, termasuk juga mematikan sistem keamanan dan update otomatis.

malware-adrozek
Contoh tautan-tautan jebakan yang dipasang malware Adrozek di hasil pencarian peramban. Kredit gambar oleh Microsoft

Selain mencari uang dari iklan, malware Adrozek juga dapat melakukan hal lain yang berbahaya, yakni mencuri informas login dari Firefox. Androzek juga dapat dimanfaatkan sebagai platform untuk melancarkan kejahatan siber lebih lanjut. Malware ini disalurkan lewat mekanisme drive-by download yang secara otomatis mengunduh file malware ke PC apabila penggunanya mengunjungi situs berbahaya.

Saat puncak penyebaran malware Adrozek pada Agustus lalu, Microsoft mengatakan Adrozek menginfeksi lebih dari 30.000 perangkat setiap hari, sebagaimana dikutip dari PC Magazine, Jumat (18/12/2020). Untungnya, software antivirus Microsoft Defender yang terpasang secara default di Windows 10 sudah bisa mendeteksi dan menangkal Adrozek. Mereka yang perambannya terlanjur terinfeksi disarankan untuk melakukan instalasi ulang browser yang bersangkutan.

 

Qualcomm Windows on Snapdragon Solusi untuk Laptop

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 3 minutesTECHSTORY.ID – Qualcomm dikenal luas sebagai produsen chipset smartphone, namun ternyata mereka juga mengembangkan dan memproduksi chipset untuk laptop juga. Dengan menggunakan solusi Windows on Snapdragon (WoS) yang sebelumnya disebut Always Connected PC, Qualcomm mempertegas posisinya yang ingin memberikan pengalaman mobile seperti penggunaan smartphone, tetapi di laptop.

Pengembangan Windows on Snapdragon tidak terlepas dari kebiasaan konsumen profesional yang kini bekerja tidak hanya di kantor tetapi di mana saja, termasuk di rumah. Qualcomm menilai, konsumen membutuhkan perangkat laptop yang ringan dan tipis, berkinerja ngebut, punya kamera bagus layaknya smartphone, audio yang bagus, baterai yang kuat, sinyal kencang mendukung 5G, sampai ke kualitas layar 4K.

Chipset untuk laptop dari Qualcomm juga bukan hanya untuk produk premium tetapi juga untuk laptop mainstream dan entry level, seperti Chromebook untuk kebutuhan edukasi. Hal ini diungkapkan oleh Senior Director Product Management Snapdragon Compute Platform, Miguel Nunes, Qualcomm sangat berbangga diri dengan capaian perusahaan mempelopori terbentuknya ekosistem laptop yang selalu terhubung. Salah satunya adalah Apple yang merilis chipset M1 untuk produk MacBook-nya.

“Apa yang dilakukan Qualcomm jadi keputusan yang tepat karena ekosistemnya berkembang,” kata Miguel, dalam sesi Windows on Snapdragon dengan media, Kamis (17/12/2020).

Pada bulan September lalu, Qualcomm juga sempat merilis chipset untuk laptop yang selalu terhubung, antara lain ada produk Snapdragon 8cx generasi 2 yang dihadirkan untuk laptop premium. Lalu ada juga chipset Snapdragon 8c untuk laptop-laptop mainstream, hingga Snapdragon 7c yang hadir untuk laptop entry level, dalam hal ini contohnya adalah ChromeBook yang dirilis Acer untuk mendukung edukasi.

“Kami menghadirkan chipset yang memenuhi berbagai segmen, termasuk untuk produk yang lebih terjangkau melalui Snapdragon 7c. Ke depannya akan ada lebih banyak laptop dengan harga lebih terjangkau tetapi mengusung kemampuan dan keandalan layaknya pada smartphone,” kata Miguel.

Dengan kehadirkan chipset 8c dan 7c untuk produk mainstream dan entry level, Qualcomm, memboyong kemampuan yang mulanya hanya ada di produk premium untuk hadir juga di produk entry level sekalipun.

Miguel lebih lanjut mengatakan, ada banyak merek yang berkomitmen menggunakan chipset dari Snapdragon untuk produk laptop Windows-nya. Mulai dari HP, Lenovo, Samsung, Acer, dan lain-lain.

“Kami bekerja sama dengan banyak partner. Kami terus menghadirkan perangkat yang premium, mainstream, hingga produk untuk mendukung edukasi dari berbagai merek. Intinya konektivitas dan fitur-fitur lainnya dihadirkan di perangkat yang murah, dalam hal ini untuk segmen edukasi,” kata Miguel.

Untuk chipset Snapdragon 8cx generasi 2 sendiri, Qualcomm juga percaya diri produk ini lebih unggul dari segi performa dan baterai dibandingkan dengan kompetitor Intel core i5 generasi 10. Dari segi performa, Snapdragon 8cx memiliki performa 18 persen lebih cepat ketimbang chipset Intel Core i5 Generasi 10. Sementara untuk baterai, masa pakainya 39 persen lebih hemat dibandingkan Intel Core i5 Generasi 10.

Miguel juga meng-highlight keamanan dalam chipset ini. Menurutnya, dengan banyaknya orang yang bekerja remote, Qualcomm lebih menekankan aspek keamanan sekaligus konektivitas jaringan WiFi yang lebih cepat.

“Orang yang bekerja di rumah membutuhkan internet untuk berbagai hal di saat bersamaan, baik bekerja, hiburan, sampai ke pendidikan jarak jauh. Makanya banyak orang yang membutuhkan konektivitas LTE bahkan 5G dan itu tersedia pada chipset ini,” katanya.

Fitur mirip Smartphone

Begitu juga dukungan untuk kamera. Miguel mengklaim, kemampuan memproses kamera yang diberikan oleh chipset Snapdragon pada laptop sebagus kemampuan kamera pada smartphone. Dukungan lain adalah audio berkualitas tinggi, serta kemampuan layar hingga resolusi 4K. Lagi-lagi hal ini juga tdiak terlepas dari kebutuhan akan remote working di mana pengguna butuh selalu melakukan video conference.

Kemampuan AI pun ditingkatkan pada chipset laptop Snapdragon 8cx generasi kedua ini. “Di Snapdragon 8cx, kinerja AI ditingkatkan. Salah satunya penggunaan Qualcomm AI engine eye contact. Di mana, ketika pengguna sedang mengikuti panggilan video, teknologi ini memungkinkan mata tetap terlihat sedang menatap kamera,” tuturnya.

Harga yang Kompetitif

VP Engineering and Head of Sales and Marketing Qualcomm SEA dan Hong Kong, Ehsanul Islam menyebut, laptop dari berbagai merek dengan chipset Snapdragon akan hadir dalam harga yang kompetitif dibandingkan dari merek lain di segmen yang sama.

“Kami tidak bisa berkomentar mengenai rentang harga, yang pasti, dari pandangan kami, harganya akan sangat kompetitif dengan performa yang sekelas dengan milik kompetitor,” tutur Ehsanul Islam.

Perangkat-perangkat ini juga akan hadir di sejumlah pasar Asia Tenggara seperti di Singapura, Malaysia, Vietnam, di Indonesia pada kuartal 1 atau 2 2021.

Kelebihan Format ProRaw di iPhone 12 Pro dan Pro Max

0

Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutesTECHSTORY.ID – Apple dalam rilis update terbaru iOS 14.3 menghadirkan format khusus untuk kamera iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max seperti yang telah dijanjikan pada saat perkenalan iPhone 12 Series sebelumnya. Kelebihan apa yang sebenarnya dihadirkan pihak Apple dalam format ProRaw ini, berikut ulasannya:

Memotret dalam format Raw sudah dapat dilakukan oleh iPhone sejak lama, di mana kita bisa mendapatkan semua informasi yang ditangkap oleh sensor iPhone mentah-mentah tanpa tersentuh pengolahan digital. Namun itu juga berarti kita kehilangan semua manfaat dari canggihnya pemrosesan gambar Apple dan hasil akhirnya tergantung pada kemampuan editing Anda.

ProRaw iPhone 12 Pro dan Pro Max
Cara menggunakan fitur ProRaw. Kredit gambar 9to5mac.com

Apple merancang format ProRAW untuk mengatasi hal itu, format ini menggabungkan manfaat komputasi pemrosesan gambar Apple seperti Smart HDR dan Deep Fusion dengan fleksibilitas post-processing file RAW. Karena bagaimana pun, pemrosesan gambar di smartphone yang sudah berbasis AI bahkan lebih canggih ketimbang di kamera mirrorless dengan kelebihan sensor besarnya.

Memotret dengan format ProRAW hasilnya tidak lagi mentah, sudah matang seperti layaknya menggunakan format JPEG atau HEIC. Bedanya karena ProRAW ini juga jenis file Raw, kita bisa leluasa mengedit pengaturan seperti pencahayaan termasuk highlight, shadow, dan contrast, warna seperti white balance, efek, dan detail lainnya lebih jauh lagi.

ProRaw iPhone 12 Pro dan Pro Max

Untuk menggunakan ProRAW, pertama harus diaktifkan di menu pengaturan kamera. Setelah itu, akan muncul tombol “RAW” di kanan atas pada aplikasi kamera. ProRAW dapat digunakan oleh semua kamera belakang pada iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max, dan juga berfungsi dalam mode malam. Ukuran file ProRAW tentunya lebih besar daripada format JPEG dan bila ingin upload foto ke Instagram atau media sosial lainnya juga harus diekspor dulu ke JPEG atau HEIC.