Perkiraan waktu membaca artikel ini: 3 minutes

TECHSTORY.ID – Shadowban Instagram adalah upaya pembatasan distribusi yang yang dilakukan oleh pihak Instagram untuk mencegah pengguna melakukan penyalahgunaan atau pelanggaran pedoman komunitas. Dengan kata lain, Instagram membuat konten tidak bisa mudah ditemukan oleh semua orang tanpa sepengatahuan si pengunggah. Perilaku pelanggaran yang dimaksud misalnya, spam, unggahan tidak pantas, atau penyalahgunaan akun.

Munculnya kembali istilah shadowban ini bermula dari para kreator konten Instagram di Indonesia yang tengah mengalami penurunan engagement konten, menurut mereka hal ini disebabkan adanya shadowban. 

Shadowban pertama kali muncul sekitar tahun 2006 di platform Twitter kala itu. Di tahun 2018 lalu, sejumlah pengguna juga melaporkan kesulitan menemukan akun pengguna lain karena tidak muncul di kolom pencarian secara otomatis. Bahkan ketika mereka memasukan nama yang spesifik, nama yang disasar juga sulit ditemukan. Namun kejadian ini dibantah oleh pihak Twitter, mereka menyatakan bahwa masalah itu bukan merupakan dampak dari shadowban. Namun sebuah kesalahan yang terjadi pada saran otomatis di mesin pencarian. Sementara tuit dan unggahan akun masih bisa ditemukan jika pengikut (follower) atau non-pengikut membuka profil akun yang diduga terdampak shadowban.

Para kreator konten Instagram di Indonesia mengeluh, karena unggahan konten mereka tidak bisa ditemukan di feed maupun Instagram Story. Misalnya, pengunggah menggunakan tagar tertentu dalam unggahannya dan kemudian dicari oleh akun yang tidak mengikutinya. Maka, akun yang belum menjadi follower akun tersebut tidak akan menemukan unggahan dari si pengunggah tadi meskipun akun bersifat publik. Itu berarti hanya para follower saat ini saja yang bisa melihat unggahan dari kreator konten, sehingga paparan (exposure) unggahan tidak akan begitu luas. Walhasil, pertumbuhan follower dan engagement akan stagnan atau bahkan berkurang. Bagi kreator konten, hal ini menjadi masalah cukup serius dan bisa berdampak pada pendapatan.

Penyebab Terjadinya Shadowban Instagram

Shadowban Instagram bisanya lebih menyasar ke pengguna yang dianggap melakukan spam atau menyalahi aturan pedoman komunitas. Contohnya unggahan yang memuat unsur kekerasan, menjurus ke seksualitas, mengandung misinformasi, dan pesan spam. Penyalahgunaan lain seperti menggunakan bot, software pengunggah otomatis, dan strategi ilegal lain juga bisa menjadi penyebab shadowban.

Dikutip dari blog Later.com  penggunaan tagar yang berlebihan juga bisa menyebabkan tindakan shadowban. Terutama penggunaan tagar yang sama berulang kali. Hal ini pernah disinggung Instagram pada tahun 2017 lalu. Namun, Instagram tidak gamblang mengakui bahwa mereka melakukan shadowban dan menyarankan agar kreator konten fokus pada bisnis mereka dan membuat konten semenarik mungkin ketimbang mengandalkan tagar.

“Ketika membuat konten, kami merekomendasikan Anda agar fokus pada obyektivitas bisnis dan tujuan unggahan daripada tagar,” tulis tim Instagram kala itu.

Mengecek Shadowban

Untuk memastikan apakah akun terdampak shadowban atau tidak, ada cara yang dapat dilakukan. Gunakan akun lain yang belum mengikuti akun terindikasi shadowban untuk mengecek tagar yang digunakan. Akun terindikasi shadowban bisa coba mengunggah kiriman dengan bubuhan tagar tertentu yang tidak populer agar mudah dilacak. Masukan 2-3 tagar di takarir (caption) dan 2-3 tagar lain di komentar pertama. Apabila unggahan dengan tagar tersebut tidak bisa ditemukan oleh akun pengguna yang belum follow, ada kemungkinan akun terdampak shadowban. Jika unggahan tadi muncul melalui penelusuran tagar, berarti kemungkinan akun aman.

Cara Mengatasi Shadowban

Masih belum diketahui berapa lama sebuah akun akan terdampak shadowban Instagram. Ada beberapa pengguna yang mengaku akunnya terdampak hingga dua minggu atau bisa lebih lama lagi. Kendati demikian ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengatasinya.

1. Berhenti gunakan tagar yang telah diblokir

Untuk memastikan apakah sebuah tagar diblokir atau tidak, cari lebih dulu tagar tersebut di kolom pencarian. Apabila seksi unggahan teratas muncul tanpa ada postingan apapun, ada kemungkinan tagar diblokir. Kemungkinan, Instagram akan memunculkan pesan singkat yang menyebut bahwa unggahan dengan tagar tersebut disembunyikan karena menyalahi pedoman komunitas.

2. Jangan gunakan bot dan software unggah otomatis

Penggunaan software pengunggah otomatis mungkin akan menghemat waktu. Namun hal ini tidak disarankan. Begitu pula dengan bot untuk mendongkrak engagement. Pastikan akun terbebas dari bot dan software tersebut. Caranya, buka Instagram di desktop. Kemudian klik ikon “profil” > “edit profil” > “Authorized Applications”. Dari situ, bisa dilihat aplikasi ketiga mana yang kemungkinan ilegal dan menjadi penyebab shadowban.

3. Rehat sejenak dari Instagram

Beberapa pengguna mengaku, rehat 2-3 hari dari Instagram membantu mereka terlepas dari shadowban.

4. Laporkan ke pihak Instagram

Jika yakin akun terdampak shadowban, bisa melaporkannya ke e-mail support@ instagram.com dengan mengunggah bukti foto. Bisa juga dilakukan lewat fitur “report a problem”. Caranya, buka “profil” > “pengaturan” > “bantuan” > “laporkan masalah”, kemudian tuliskan masalah dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

5. Ganti akun Instagram Bisnis ke akun personal

Beberapa pengguna Instagram mengaku mengganti akun dari Bisnis ke personal membantu mereka keluar dari shadowban.

6. Hindari berperilaku seperti bot

Kurangi aktivitas seperti terlalu banyak like atau memberikan komentar, karena hal ini dapat menyebabkan akun bisa jadi dianggap sebagai bot oleh pihak Instagram.

7. Hindari konten bermasalah agar tidak mendapat laporan

Pastikan setiap unggahan sejalan dengan pedoman komunitas Instagram agar tidak mendapat report dari pengguna lain atau bahkan diblokir langsung oleh Instagram.

Nah, sudah paham dengan shadowban Instagram? Apabila akunmu mengalami shadowban atau ingin mengetahui apakah terdampak atau tidak, silakan dapat melakukan berbagai cara diatas. Semoga bermanfaat.

 

Bagikan artikel ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Solve : *
30 × 15 =