Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minute

TECHSTORY.ID – Sebuah malware (malicius sofware) bernama Adrozek baru-baru ini telah berhasil diidentifikasi oleh Microsoft. Malware yang mengincar browser yang berjalan pada perangkat Windows seperti Chrome, Edge, dan Firefox untuk mengasilkan uang.

Malware Adrozek akan menyisipkan tautan-tautan jebakan di hasil pencarian mesin pencari (search engine) melalui browser. Bila pengguna mengklik link palsu buatan Malware tersebut, maka akan diarahkan ke situs-situs berisi iklan. Malware ini memodifikasi Dynamic Link Library atau file DLL untuk mengubah setting pada browse, termasuk juga mematikan sistem keamanan dan update otomatis.

malware-adrozek
Contoh tautan-tautan jebakan yang dipasang malware Adrozek di hasil pencarian peramban. Kredit gambar oleh Microsoft

Selain mencari uang dari iklan, malware Adrozek juga dapat melakukan hal lain yang berbahaya, yakni mencuri informas login dari Firefox. Androzek juga dapat dimanfaatkan sebagai platform untuk melancarkan kejahatan siber lebih lanjut. Malware ini disalurkan lewat mekanisme drive-by download yang secara otomatis mengunduh file malware ke PC apabila penggunanya mengunjungi situs berbahaya.

Saat puncak penyebaran malware Adrozek pada Agustus lalu, Microsoft mengatakan Adrozek menginfeksi lebih dari 30.000 perangkat setiap hari, sebagaimana dikutip dari PC Magazine, Jumat (18/12/2020). Untungnya, software antivirus Microsoft Defender yang terpasang secara default di Windows 10 sudah bisa mendeteksi dan menangkal Adrozek. Mereka yang perambannya terlanjur terinfeksi disarankan untuk melakukan instalasi ulang browser yang bersangkutan.

 

Bagikan artikel ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Solve : *
25 − 22 =