Perkiraan waktu membaca artikel ini: < 1 minute

TECHSTORY.ID – Teknologi 5G belum secara menyeluruh diterapkan di seluruh dunia, namun beberapa perusahaan teknologi sudah mulai melakukan penelitian dan pengembangan teknologi 6G. Perusahaan itu antara lain Google dan Apple. Kedua perusahaan ini tergabung dalam Alliance for Telecommunications Industry Solutions (ATIS) yang masuk dalam anggota pendiri Next G Alliance.

ATIS merupakan sebuah organisasi yang dibentuk untuk memajukan kepemimpinan teknologi seluler Amerika Utara dalam 6G dan seterusnya selama dekade berikutnya, sambil membangun evolusi jangka panjang dari 5G. Selain Apple dan Google, beberapa perusahaan teknologi yang juga baru ikut bergabung adalah Charter, Cisco, Hewlett Packard Enterprise, dan Intel.

CEO ATIS Susan Miller mengatakan, para anggota Next G Alliance akan melakukan penelitian dan pengembangan, manufaktur, standardisasi, serta kesiapan pasar.

“Anggota pendiri kami mewakili pemangku kepentingan industri terkemuka yang mendorong inovasi dalam ekosistem seluler,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Next G Alliance, Susan juga menyampaikan, bahwa mereka menunjukkan komitmen untuk menetapkan arah dalam memajukan teknologi seluler di Amerika Utara untuk masa depan. Anggota baru akan bergabung dengan perusahaan teknologi lainnya diantaranya AT&T, Bell Canada, Ciena, Ericsson, Facebook, InterDigital, JMA Wireless, Microsoft, Nokia, Qualcomm Technologies Inc., Samsung, T-Mobile, TELUS, Telnyx, UScellular, dan Verizon.

Bagikan artikel ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Solve : *
24 + 8 =