Home TIPS Cara Mengantisipasi Agar WhatsApp tidak Mudah Di Hack

Cara Mengantisipasi Agar WhatsApp tidak Mudah Di Hack

0
Cara Mengantisipasi Agar WhatsApp tidak Mudah Di Hack
Cara Mengantisipasi Agar WhatsApp tidak Mudah Di Hack. Kredit Foto oleh Anton dari Pexels.com
Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutes

TECHSTORY.ID – Sebagai salah satu aplikasi chatting terbesar di dunia dengan pengguna lebih dari 2 milyar, membuat WhatsApp rentan menjadi sasaran peretasan atau hacking. Terutama bagi  para pengguna WhatsApp, yang menjadi sasaran kejahatan. Para pelaku kejahatan siber kerap mengelabui korban untuk mengambil alih atau membajak akun WhatsApp mereka. Akun itu pun kemudian disalahgunakan. Kini, ada satu modus penipuan baru yang dilakukan sang penipu, yakni mengandalkan aplikasi WhatsApp Business. Setidaknya begitu menurut kicauan yang diunggah peneliti dari firma keamanan siber F-secure, Mikko Hypponen. Selain Mikko, seorang blogger dengan nama akun @fbajri juga mengunggah twit dengan informasi serupa.

twitter_chat

twitter_twet

Dari informasi tweet diatas, penipu menggunakan aplikasi WhatsApp Business dan mencoba login dengan memasukkan nomor sasaran. Hal ini bertujuan untuk mengubah jenis akun WhatsApp target dari reguler ke WhatsApp bisnis. Setelah nomor telepon dimasukkan, penipu lantas melancarkan serangannya melalui metode social engineering. Caranya adalah dengan mengirimkan pesan kepada korban dengan dalih bahwa si pelaku ini salah mengirimkan SMS. Padahal, SMS yang berisi enam digit kode yang didapatkan korban berasal dari WhatsApp, bukan si pelaku.

Apabila treperdaya agfar , maka korban bisa saja memberikan kode tersebut dengan sukarela. Bahkan, apabila meng-klik tautan (link) yang disertakan di dalam SMS, korban juga bisa kehilangan akun WhatsApp mereka. Si pelaku ini lantas bakal menggunakan akun WhatsApp Business yang berhasil dibajak, dan lantas membidik target lainnya dengan cara serupa.

Ada langkah antisipasi untuk melindungi akun pengguna dari metode penipuan semacam ini, Anda dapat mengaktifkan fitur pengaman akun WhatsApp verifikasi dua langkah (Two-step verification). Cara mengaktifkan fitur untuk mengamankan akun WhatsApp ini terbilang cukup mudah. Anda bisa pilih menu Pengaturan/Setting dengan mengetuk tiga tombol vertikal yang terletak di pojok kanan atas tampilan utama WhatsApp. Kemudian pilih menu “Account”/”Akun” dan pilih “Two-step verification”. Jika belum diaktifkan, ketuk opsi “Enable” (aktifkan) lalu masukan enam digit PIN sesuai kehendak dan ulangi untuk konfirmasi. Langkah berikutnya, Anda akan diminta untuk mengisi e-mail. Sebenarnya langkah ini bersifat opsional. Jika tidak berkenan, pengguna bisa memilih untuk “lewati”. Namun, sangat dianjurkan untuk tetap mengisi alamat e-mail.

Tapi perlu diingat, alamat e-mail yang digunakan sebaiknya juga memiliki pengamanan yang baik. Setelah alamat e-mail diisi dan dikonfirmasi, verifikasi dua langkah lantas akan aktif. Jika Anda kembali ke beranda perpesanan, maka Anda akan diminta untuk memasukan PIN yang telah didaftarkan tadi. Supaya Anda tetap mengingat PIN yang telah Anda buat, WhatsApp akan meminta Anda untuk memasukkan PIN Anda secara berkala. Namun, jika Anda lupa dengan PIN Anda dan sebelumnya tidak memberikan e-mail, Anda tidak akan diizinkan untuk memverifikasi ulang WhatsApp dalam waktu tujuh hari sejak penggunaan terakhir. Dengan demikian, penggunaan PIN tersebut bisa meminimalisasi terjadinya hack atau pembobolan akun WhatsApp yang kerap terjadi.

Bagikan artikel ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Solve : *
24 − 16 =